Minggu, 24 November 2019

Ujian Penialaian Akhir Semester Kelas IX

Page Title

1.  Berikut ini merupakan merupakan organ-organ pada sistem reproduksi
   1. Testis
   2. Penis
   3. Vagina
   4. Uretra
   5. Ovarium
   6. Skrotum
yang merupakan organ reproduksi yang hanya ada pada wanita ialah ...

  a. 1 dan 2
  b. 4 dan 6
  c. 3 dan 5
  d. 5 dan 6

2.  Berikut ini yang merupakan Penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri adalah ...

  a. Gonorea
  b. Keputihan
  c. AIDS
  d. Trichomoniasis

Sabtu, 10 November 2012


PENDIDIKAN PANCASILA

A.    Latar Belakang
Kenyataan hidup bahwa bangsa dan negara Indonesia dengan wilayahnya yang luas, jumlah penduduknya yang besar, keanekaragaman rakyatnya, serta hubungannya dengan bangsa dan Negara lain harus tetap dibina untuk menjalin hubungan kerja sama yang baik. Berbagai hambatan yang pernah kita alami dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan silih berganti. Dari kedatangan penjajah yang berusaha memecah belah rakyat Indonesia maupun pemberontakan yang mengakibatkan kekacauan dan ketidak stabilan bangsa dan Negara.
Hingga akhir-akhir ini yang banyak sekali terjadi kerusuhan di mana-mana di Negara Indonesia kita ini. Yang mana kerusuhan itu terjadi kebanyakan disebabkan oleh hal-hal sepele dan masalah pribadi semata, dan yang melakukan kebanyakan adalah mahasiswa-mahasiswa serta suatu kelompok-kelompok atau golongan-golongan tertentu. Apabila hal tersebut masih saja tetap di diamkan begitu saja tanpa respon apapun dari pemerintah dan masyarakat, dapat juga mengakibatkan retaknya persatuan dan kesatuan atau perpecahan masyarakat Indonesia. Dan kita tidak ingin sampai hal tersebut terjadi. Jadi untuk memahami konsep persatuan dan kesatuan di Indonesia, maka dibuatlah makalah ini.

B.     Rumusan Masalah
  1. Apakah arti dari persatuan dan kesatuan itu?
  2. Siapakah yang harus menjaga dan menjalankan persatuan dan kesatuan di Indonesia?
  3. Bagaimana cara menjaga persatuan dan kesatuan di Indonesia?
C. Pembahasan
          Persatuan dan kesatuan dirintis sejak berdirinya Budi Utomo pada tahun 1908, Sumpah Pemuda pada tahun 1928, dan proklamasi kemerdekaan tahun 1945, meskipun pada kenyataannya bangsa indonesia sempat terombang-ambing. Kita harus tetap memperjuangkan persatuan dan kesatuan sampai saat ini hingga masa yang akan datang
Pengertian persatuan dalam arti umum adalah gabungan dari beberapa bagian yang sudah bersatu. Persatuan dalam arti khusus adalah paham yang mengatasi paham golongan dan paham perorangan.
            Pengertian kesatuan dalam arti umum adalah keadaan yang merupakan suatu keutuhan. Kesatuan dalam arti khusus adalah paham wawasan nusantara.
            Adapula arti dari persatuan adalah terikatnya beberapa bagian menjadi satu kesatuan.
            Dari beberapa pengertian dia atas dapat disimpulkan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan gabungan dari beberapa paham golongan yang terikat menjadi satu kesatuan dan keadaan yang berwawasan nusantara.
            Pada ayat yang ke-3 “Persatuan Indonesia”. Jelas sekali bahwa dalam ayat yang ke-3 ini, bangsa Indonesia sangat sadar betul akan nilai persatuan tersebut didalam kehidupan berbangsa dan bertanah air di Indonesia, sehingga bangsa Indonesia sangat menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan toleransi didalam kehidupan bermasyarakat untuk menjaga integritas jati diri bangsa Indonesia tersebut, serta mencegah terjadinya perpecahaan, sikap permusuhan dan kelompok didalam diri bangsa Indonesia tersebut. Satu kesatuan dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia inilah yang menjadikan bangsa kita sebagai bangsa yang utuh dan berdaulat, sehingga bangsa asing tidak boleh semena-mena terhadap bangsa Indonesia.

            Sebagai penaggung jawab atas terciptanya serta terbinanya persatuan dan kesatuan di Indonesia adalah kita warga negara dan bangsa Indonesia yang dibantu oleh kinerja pemerintah dan kerja sama seluruh rakyat Indonesia dalam menciptakan persatuan dan kesatuan yang lebih kokoh.

            Persatuan dan kesatuan di Indonesia berlaku ntuk seluruh warga Indonesia, danjuga berlaku di seluruh negara Indonesia dari Sabang sampai Merauke hingga ke pelosok-pelosok sesuai dengan hokum yang berlaku.

            Untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan Indonesia kita harus memiliki prinsip-prinsip, yaitu :
1)
Prinsip Bhineka Tunggal Ika
Prinsip ini mengharuskan kita mengakui bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang terdiri dari berbagai suku, bahasa, agama dan adat kebiasaan yang majemuk. Hal ini mewajibkan kita bersatu sebagai bangsa Indonesia.
2)
Prinsip Nasionalisme Indonesia
Kita mencintai bangsa kita, tidak berarti bahwa kita mengagung-agungkan bangsa kita sendiri. Nasionalisme Indonesia tidak berarti bahwa kita merasa lebih unggul daripada bangsa lain. Kita tidak ingin memaksakan kehendak kita kepada bangsa lain, sebab pandangan semacam ini hanya mencelakakan kita. Selain tidak realistis, sikap seperti itu juga bertentangan dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3)
Prinsip Kebebasan yang Bertanggungjawab
Manusia Indonesia adalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memiliki kebebasan dan tanggung jawab tertentu terhadap dirinya, terhadap sesamanya dan dalam hubungannya dengan Tuhan Yang maha Esa.
4)
Prinsip Wawasan Nusantara
Dengan wawasan itu, kedudukan manusia Indonesia ditempatkan dalam kerangka kesatuan politik, sosial, budaya, ekonomi, serta pertahanan keamanan. Dengan wawasan itu manusia Indonesia merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa dan setanah air, serta mempunyai satu tekad dalam mencapai cita-cita pembangunan nasional.
5)
Prinsip Persatuan Pembangunan untuk Mewujudkan Cita-cita Reformasi
Dengan semangat persatuan Indonesia kita harus dapat mengisi kemerdekaan serta melanjutkan pembangunan menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Prinsip persatuan dibutuhkan karena kenyataan bahwa bangsa Indonesia sangat majemuk. Keragaman suku bangsa, agama, dan budaya yang diwarisi oleh bangsa Indonesia dalam sejarah mengharuskan bangsa Indonesia bersatu dengan seerat-eratnya dalam keragaman. Keragaman merupakan kekayaan yang harus dipersatukan (united), tetapi tidak boleh disatukan atau diseragamkan (uniformed). Karena itu, prinsip persatuan Indonesia tidak boleh diindentikkan dengan atau dikacaukan atau dikaitkan dengan istilah kesatuan
yang berkenaan dengan persoalan bentuk bangsa. Prinsip persatuan juga tidak boleh dipersempit maknamya ataupun diindentikkan dengan pengertian pelembagaan bentuk Negara Kesatuan yang merupakan bangunan negarayang dibangun atas motto ‘Bhineka–Tunggal–Ika’ (Unity in Diversity). Bentuk negara kita adalah Negara Kesatuan (Unitary State), sedangkan persatuan Indonesia adalah prinsip dasar bernegara yang harus dibangun atas dasar persatuan (unity), bukan kesatuan (uniformity). Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah merupakan ‘negara persatuan’ dalam arti sebagai negara yang warga negaranya erat bersatu, yang
mengatasi segala paham perseorangan ataupun golongan yang menjamin segala warga negara bersamaan kedudukannya di hadapan hukum dan pemerintahan dengan tanpa kecuali. Dalam negara persatuan itu, otonomi individu diakui kepentingannya secara seimbang dengan kepentingan kolektivitas rakyat. Kehidupan orang per orang ataupun golongan-golongan dalam masyarakat diakui sebagai individu dan kolektivitas warga negara, terlepas dari ciri-ciri khusus yang dimiliki seseorang atau segolongan orang atas dasar kesukuan dan keagamaan dan lain-lain, yang membuat seseorang atau segolongan orang berbeda dari orang atau golongan lain dalam masyarakat. Negara persatuan mengakui keberadaan masyarakat warga negara karena kewargaanya (civility). Dengan demikian, negara persatuan itu mempersatukan seluruh bangsa Indonesia dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia karena prinsip kewargaan yang bersamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan. Namun, konsepsi negara persatuan itu sering disalah-pahami
seakan-akan bersifat ‘integralistik’, yang mempersatukan rakyat secara totaliter bersama-sama dengan pemimpinnya seperti konsepsi Hitler yang didasarkan atas pandangan Hegel tentang negara Jerman. Istilah negara persatuan cenderung dipahami sebagai konsepsi atau cita negara (staatsidee) yang bersifat totaliter ataupun otoritarian yang mengabaikan pluralisme dan menafikkan otonomi individu rakyat yang dijamin hak-hak dan kewajiban asasinya dalam Undang Undang Dasar. Oleh karena itu, untuk tidak menimbulkan salah pengertian, istilah persatuan itu harus dikembalikan kepada bunyi rumusan sila ketiga Pancasila, yaitu “persatuan Indonesia”, bukan “Persatuan dan Kesatuan Indonesia” apalagi “Kesatuan Indonesia”. persatuan
adalah istilah filsafat dan prinsip bernegara, sedangkan kesatuan adalah istilah bentuk negara yang bersifat teknis. Bandingkan antara rumusan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 dan rumusan pasal 1 ayat (1) yang menyatakan: “Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk Republik”. Negara Kesatuan adalah konsepsi tentang bentuk negara, dan Republik adalah konsepsi mengenai bentuk pemerintahan yang dipilih dalam kerangka UUD 1945.
D.    Simpulan
Persatuan dan kesatuan di Indonesia dirintis sejak berdirinya Budi Utomo pada tahun 1908. Persatuan dan kesatuan merupakan gabungan dari beberapa paham golongan yang terikat menjadi satu kesatuan dan keadaan yang berwawasan nusantara. Dan kita juga ikut menjaga persatuan dan kesatuan Negara Indonesia sebagai warga Indonesia sampai sekarang. Untuk itu kita sebagai warga Indonesia kita harus mempunyai prinsip yang sama untuk tetap menjaga keutuhan bangsa, karena bangsa kita sangat beragam budayanya.

E.     Saran
-          Kita harus tetap meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, karena dapat dilihat banyak sekali hal-hal yang dapat merusak keutuhan bangsa
-          Serta sebagai warga Negara Indonesia juga ikut menjaga Negara Indonesia ini

DAFTAR PUSTAKA
Abubakar,Suardi,dkk. 1995. Pendidikan pancasila dan kewarganegaraan 2 SMU. Jakarta: Yudhistira.
S,Sunardi H. 2002. Pendidikan pancasila dan kewarganegaraan SLTP kelas 1. Yogyakarta: Tiga Serangkai.
Team MGMP PPKn. 2002. BKTS Pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. Surabaya
 http://ppgkpimandala.blogsome.com/2008/04/30/kebebasan-memeluk-agama-serta-beribadah-di-indonesia-dilihat-dari-nilai-pancasila/
http://www.e-dukasi.net/mol/mo_full.php?moid=24&fname=ppkn205_18.htm\
http://www.lfip.org/english/pdf/bali-seminar/Struktur%20Ketatanegaraan%20RI%20-%20Jimly%20Asshiddiqie.pdf

Sabtu, 21 Januari 2012

BELIMBING




 Belimbing merupakan buah yang mudah didapatkan. Mulai dari pasar tradisional hingga supermarket besar, selain itu banyak orang yang menanamnya sendiri karena cara menanamnya mudah.
Dari sudut kesehatan buah ini dapat untuk menurunkan darah tinggi  dan juga sangat baik dimakan oleh mereka yang tengah berdiet karena kalorinya yang rendah. Belimbing juga kaya vitamin C makanya bagus disantap untuk kesehatan kulit dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan lain yang ada pada buah belimbing adalah potassium, karotenoid dan zat besi (Semy, 2008).

 Pengolahan belimbing yang paling mudah adalah dengan cara dibuat jus karena belimbing banyak mengandung air dan mudah dipadu padankan dengan buah lainnya karena tidak terlalu manis dan aromanya tidak terlalu menyengat (Semy, 2008)


Sumber:
Semy. 2008. “Belimbing untuk Tekanan Darah Tinggi”. Saji, edisi 138 tahun VI 26 November – 2 Desmber 2008, hal. 10.



Gambar 1. Belimbing (Averrhoa carambolae)
Sumber: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgesP8AnCEMS_vRgdB4UAsTX-4PCkzOZLSUe0ZACKC3SqK-4FwilMd5XhSn-iGDG6nNj_afhFavkBAVNOWEw6dsQiAvM0wH1EIahS5WfWH_vGUXeXKDJeYf2uFZvLSXbuvkMx2EnQ87NOE/s1600/belimbing2.jpg

Selasa, 01 November 2011

Pengaruh Derajat Keasaman Terhadap Perkecambahan Biji


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Biji merupakan salah satu alat perkembang biakan bagi tumbuhan. (secara generatif) .  Biji adalah suatu unit organisasi yang teratur rapi, mempunyai persediaan bahan makanan yang cukup untuk melindungi serta memperpanjang kehidupannya. Biji adalah alat untuk menyebarkan kehidupan baru dari suatu tempat ke tempat lain. Selain itu biji juga merupakan suatu wadah atau sarana tempat embrionic axis yang merupakan asal untuk pembentukan generasi baru. Walaupun banyak hal  yang terdapat pada biji, tetapi baik mengenai jumlah, bentuk, maupun strukturnya mempunyai satu fungsi dan tujuan utama yaitu untuk menjamin kelangsungan hidupnya (spesies). Pembiakan dengan biji banyak dilakukan oleh para petani terutama untuk jenis komoditas pertanian, karena sebagian besar pertanian konvensional mengusahakan tanaman yang menghasilkan biji.  Sebelum berkembang menjadi dewasa, biji terlebih dahulu  melalui fase perkecambahan.  (Nazieb, 2011).
Perkecambahan merupakan awal dari tumbuhan memasuki pertumbuhannya.  Perkecambahan dimulai dari perombakan/penggunaan cadangan makanan yang terdapat dalam biji tersebut untuk pembentukan awal organ-organ tumbuhan, yaitu dengan perombakan kotiledon pada biji tersebut. Perkecambahan biji terjadi ketika radikula muncul dari kulit biji dalam kondisi baku suatu uji perkecambahan, atau petani biasa mentebutkan perkecambahan terjadi ketika bibit muncul dari tanah.  Dalam memasuki fase perkecambahan biji banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor baik faktor dari dalam biji tersebut juga faktor luar seperti  kelembaban, pH, cahaya, suhu, dan lain-lain. 
Pertumbuhan adalah salah satu ciri makhluk hidup yang melangsungkan  kehidupannya,. Seluruh organisme yang masih hidup melakukan pertumbuhan guna menambah massa, volume maupun tinggi tubuh organisme. Tidak terkecuali pada tanaman. Tanaman juga melakukan pertumbuhan sebagai salah satu ciri makhluk hidup.
Tumbuhan tumbuh dari kecil menjadi besar dan berkembang dari satu sel zigot menjadi embrio kemudian menjadi satu individu yang mempunyai akar, batang dan daun.
Kebanyakan tanaman toleran terhadap pH yang ekstrim rendah atau tinggi, asalkan pada media tanam tersedia unsur hara yang cukup. sayangnya tersedianya unsur hara yang cukup itu dipengaruhi oleh pH.  Beberapa unsur hara tidak tersedia pada pH yang ekstrim dan beberapa unsur yang lainnya berada pada tingkat meracun. (Fitria, 2011).
pH akan mempengaruhi kondisi lingkungan disekitar perakaran. pH dekat perakaran akan berlainan dari pH dalam bagian terbesar suatu tanah Perubahan-perubahan tersebut dapat dikaitkan dngan perbedaan dalam banyaknya (miliekuivalen) kation dan anion yang diambil oleh akar..           
pH menentukan mudah tidaknya unsur-unsur hara diserap oleh tanaman, pada umumnya unsur hara mudah diserap oleh akar pada pH netral, serta pH menunjukan adanya unsur-unsur yang bersifat racun.
Reaksi tanah sangat mempengaruhi ketersediaan unsur hara bagi tanaman.  Pada reaksi media( tanah) yang netral, yaitu 6,5-7,5, unsur hara yang tersedia dalam jumlah yang optimal.  Pada pH kurang dari 6 ketersediaan unsur-unsur fosfor, kalium, belerang, kalsium, magnesium,dan molibdenum menurun dengan cepat.  Sedangkan pada pH yang lebih tinggi dari 8, akan menyebabkan unsur-unsur nitrogen, besi , mangan, boruim, tembaga,dan seng ketersediaannya jadi sedikit.
Perkecambahan dan pertumbuhan tanaman memiliki pH optimum yang berbeda-beda tergantung kepada jenis biji tanaman, setiap tanaman mempunyai kesesuaian pH yang berbeda-beda.  pH dapat menunjukkan mudah tidaknya unsur hara diserap oleh tanaman, pada umumnya unsur hara mudah diserap pada pH netral, karena pada pH netral unsur hara mudah larut dalam air.  Dengan pH yang optimum proses perkecambahan biji dapat berlangsung lebih cepat. (Fitria, 2011).
Pada praktikum ini mahasiswa diharapkan dapat mengetahui pengaruh pH terhadap perkecambahan serta mengetahui pengaruh pH terhadap perkecambahan dan pertumbuhan biji untuk setiap golongan tumbuhan.

Pendahuluan Oksigen Terlarut (DO)


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Oksigen memegang peranan penting sebagai indikator kualitas perairan, karena oksigen terlarut berperan dalam proses oksidasi dan reduksi bahan organik dan anorganik. Selain itu, oksigen juga menentukan khan biologis yang dilakukan oleh organisme aerobik atau anaerobik. Dalam kondisi aerobik, peranan oksigen adalah untuk mengoksidasi bahan organik dan anorganik dengan hasil akhirnya adalah nutrien yang pada akhirnya dapat memberikan kesuburan perairan (Salmin, 2005)
Oksigen terlarut dalam air merupakan param­eter kualitas air yang sangat vital bagi kehidupan organisme perairan. Konsentrasi oksigen terlarut cenderung berubah-ubah sesuai dengan keadaan aimosfir.Penurunan kadar oksigen lerlarut inempuuyai dampak nyata tcrhadap makhluk hidup air (Edward, 2003).
Sumber utama oksigen terlarut daiam air adalah difusi dari udara dan hasil fotosintesis organisme yang mempunyai klorofil yang hidup di perairan. Kecepatan difusi oksigen dari udara ke dalam air berlangsung sangat lambat, oleh sebab itu, fitoplankton merupakan sumber utama dalam penyediaan oksigen terlarut dalam perairan (Moriber, 1974 dalam Edward, 2003).
Selain itu sumber utama oksigen terlarut dalam air adalah penyerapan oksigen dari udara melalui kontak antara permukaan air dengan udara. Selanjutnya air kehilangan oksigen melalui pelepasan dari permukaan ke atmosfer dan melalui kegiatan respirasi dari semua organisme air (Anonim c, ____).
Kelarutan oksigen di dalam air sangat dipengaruhi terutama oleh faktor temperatur dan oleh jumlah garam terlarut dalam air. Kelarutan maksimum oksigen di dalam air terdapat pada suhu 0 oC, yaitu sebesar 14,16 mg/l O2. Konsentrasi ini akan menurun sejalan dengan meningkatnya suhu air. Dengan peningkatan suhu akan menyebabkan konsentrasi oksigen akan menurun dan sebaliknya suhu yang semakin rendah akan meningkatkan konsentrasi oksigen terlarut. Sumber utama oksigen terlarut dalam air adalah penyerapan oksigen dari udara melalui kontak antara permukaan air dan udara dan dari proses fotosintesis (Barus, 2004, dalam Anonim a, ____)
Oksigen merupakan salah satu faktor pembatas, sehingga jika ketersediaannya dalam air tidak mencukupi kebutuhan ikan, maka segala aktivitas dan proses pertumbuhan ikan akan tergangu, bahakan akan mengalami kematian. Menurut Zonneveld dkk.(1991), kebutuhan Oksigen mempunyai dua aspek yaitu kebutuhan lingkungan bagi spesies tertentu dan kebutuan konsumtif yang bergantung pada keadaan metabolisme ikan (Sutimin, 2006).
Pengaruh oksigen terlarut terhadap fisiologis organisme air terutama adalah dalam proses respirasi. Berbeda dengan faktor temperatur yang mempunyai pengaruh yang merata terhadap fisiologis semua organisme air, konsentrasi oksigen terlarut dalam air hanya berpengaruh secara nyata terhadap organisme air yang memang mutlak membutuhkan oksigen terlarut untuk respirasinya (Anonim c, ____).
Kebutuhan oksigen pada ikan sangat dipengaruhi oleh umur, aktivitas, serta kondisi perairan. Semakin tua suatu organisme, maka laju metabolismenya semakin rendah. Selain itu umur mempengaruhi ukuran ikan, sedangkan ukuran ikan yang berbeda, membutuhkan oksigen yang berbeda pula. Semakin besar ukuran ikan, jumlah konsumsi oksigen per mg berat badan semakin rendah. Selain perbedaan ukuran, perbedaan aktivitas juga membutuhkan oksigen yang berbeda pula. Ikan yang beraktivitas atau bergerak lebih banyak cenderung membutuhkan banyak oksigen untuk proses respirasi. Hal ini akan meningkatkan kadar karbondioksida dalam perairan. Namun demikian, kelarutan oksigen ini sangat ditentukan oleh kondisi perairan seperti suhu, salinitas dan sebagainya (Anonim b, 2011).
Ikan membutuhkan oksigen guna pembakaran untuk menhasilkan aktivitas, pertumbuhan , reproduksi dll. Oleh karena itu oksigen bagi ikan menentukan lingkaran aktivitas ikan, konversi pakan, demikian juga laju pertumbuhan bergantung pada oksigen dengan ketentuan faktor kondisi lainnya adalah optimum. (Cole, 1991 dalam Sutimin, 2006).
Pada ikan Nila contohnya, Oksigen terlarut diperlukan untuk respirasi, proses pembakaran makanan, aktivitas berenang, pertumbuhan, reproduksi dan lain-lain. Sumber oksigen perairan dapat berasal dari difusi oksigen yang terdapat di atmosfer sekitar 35% dan aktivitas fotosintesis oleh tumbuhan air dan fitoplankton. Kadar oksigen terlarut yang optimal bagi pertumbuhan ikan nila adalah lebih dari 5 mg/l (Wikipedia, 2011).
Sehingga pada kali ini akan dilakukan penelitian mengenai hubungan oksigen terlarut dalam air terhadap aktivitas ikan. Yang mana juga terdapat hubungan antara ekosistem komponen biotik dan abiotik di dalamnya serta peranan timbal baliknya pada lingkungan